VISION

No comment 618 views
VISION,5 / 5 ( 1votes )

>>>Visi..” Kata Albert Einstein “jauh lebih penting dari pengetahuan.”

>>>Maka,mari kita belajar dari Rasulullah tentang bagaimana membuat visi yg hebat dlm kehidupan.

>>>Rasulullah,memang seorang yg tak kenal aksara. Tak mampu membaca & menulis. Namun beliau punya kecerdasan di atas rata-rata.

>>>Adalah Al Barra’ ibn Azib yg berkisah tentang sulitnya kondisi Rasulullah bersama para sahabat saat penggalian Khandaq.

>>>“Saat penggalian parit” kata Al Barra’ “di bbrapa tempat kami terhalang oleh tanah yg sgt keras & tak bisa digali dgn cangkul.”

>>>“Lantas kami melapor ke Rasulullah, beritakan hal itu. Beliau datang, mengambil cangkul dan bersabda,”bismillah”. Kemudian..”

>>>“Beliau menghantam tanah keras itu dgn pukulan yg sangat keras hingga munculkan percikan api.”

>>>“Lalu Rasulullah brsabda, “AllahuAkbar! Aku diberi kunci-kunci syam. Demi Allah,aku benar2 melihat istana2nya yg bercat merah!””

>>>Kemudian beliau memukul tanah keras lainnya,dan bersabda lagi, “AllahuAkbar! Aku diberi tanah Persia…””

>>> “”Demi Allah,aku dapat melihat istana-istana Mada’in yg berwarna putih dari tempat ini””

>>>Pukulan yg ketiga kalinya,beliau bersabda, “AllahuAkbar! Aku diberi kunci-kunci Yaman..””

>>> “”Demi Allah, dari sini aku bisa melihat pintu gerbang-pintu gerbang Shan’a”” sambung Rasulullah.

>>>Coba perhatikan rangkaian kalimat Rasulullah ; kunci Syam-Istana merah, tanah persia-istana Madain,kunci Yaman-gerbang Shan’a.

>>>Pertanyaannya sederhana : 1.apakah Rasulullah benar-benar telah mendapat kunci Syam,tanah Persia & kunci Yaman?

>>>Benarkah Rasulullah bisa melihat secara GHAIB Istana bercat merah di Syam, istana Madain Persia & gerbang Shan’a Yaman?

>>>jika sy jwb; jwbn 1: TIDAK! Jangankan menguasai ketiga negeri itu. Saat itu kondisi Rasulullah & para sahabat sdg super sulit.

>>>Saat itu mereka menggali parit dlm kondisi yg sgt lapar. Saking laparnya,rasa nyerinya hingga ke ulu hati kata Anas bin Malik.

>>>Mereka makan gandum yg diberi minyak lalu dipanaskan yg hanya timbulkan panas di tenggorokan & bau!

>>>Kondisi umat Islam saat itu sdg dlm tekanan yg sangat..sangat..berat. Jadi jelas tak mungkin ketiga negeri itu sudah dikuasai.

>>>Jawaban ke-2; TIDAK! Rasulullah adalah manusia biasa yg tak punya kemampuan ghaib seperti itu. Meski sebenarnya mungkin saja.

>>>Tp sy berpikir,yg dilakukan Rasulullah ialah sbuah bentuk visualisasi. Sesuatu yg sebenarnya blm ada,tapi dibayangkan dgn jelas.

>>>Yg dilakukan Rasulullah ini mirip seperti yg dilakukan Thomas Alpha Edison saat menatap laboratoriumnya yg kebakaran hebat.

>>> “Lihat! Suatu saat dunia akan seterang itu!” Kata Edison pada istrinya sambil menunjuk kobaran api yg melahap laboratoriumnya.

>>>Edison membayangkan,suatu saat dunia akan terang benderang,berawal dari bola lampu yg diciptakannya. Dan,jadi kenyataan!

>>>Dan ketiga negeri yg disebutkan Rasulullah itu, bertahun setelah momentum perang Khandaq itu benar-benar dikuasai oleh Islam!

>>>Rasulullah, dgn sabdanya tadi, telah menularkan visinya kepada para sahabat. Suatu saat,KITA akan menguasai ketiga negeri itu!

>>> Sultan Muhammad Al Fatih pun rupanya mengikuti cara Rasulullah memvisualisasikan impiannya utk menaklukkan konstantinopel.

>>>Setiap pagi, Al Fatih mendaki puncak perbukitan di Bursa. Sambil memandang ke seberang laut Marmara. Ke arah Konstantinopel.

>>>Dari sana,Konstantinopel ‘terlihat’ jelas dalam pikirannya. Inilah visinya; Menaklukkan konstantinopel.

>>>Apakah Al Fatih benar-benar mampu melihat Konstantinopel dengan matanya? Tidak! Ia hanya memvisualisasikannya.

>>>Maka begitulah visi. Ia adalah penglihatan yg dikerjakan oleh pikiran. Matanya tak memandang yg diinginkannya.

>>>Pikirannya lah yg membuat matanya SEOLAH-OLAH melihat sesuatu yg menjadi impiannya.

>>>Di materi goal setting di training “Magic of NLP” 20Juli nanti, peserta berlatih bahasan ini. Memvisualisasikan visi hidupnya.

>>>Bila belum punya free preview & slide training “Magic of NLP” ? Sms email anda ke 0896-5620-4384/ 2A4D6ED0.

>>> Tak miliki visi hidup, bagaikan naik taksi tanpa tujuan jelas. Kita hanya akan berputar-putar tak tentu arah & habiskan bensin.

>>>Yg dilakukan Rasulullah SAW, Muhammad Al Fatih & Alpha Edison, ialah instalasi visi hidup ke datastorage pikirannya.

>>>Pikiran manusia sesungguhnya tak bisa bedakan mana yg imajinasi/ visualisasi & mana kenyataan.

>>>Pikiran manusia menerjemahkan apapun yg diimajinasikan itu selalu sebagai sesuatu yg telah terjadi.

>>> Persis saat kita bayangkan sebuah jeruk nipis yg sgt asam, lalu potonglah.lalu bayangkan air jeruk nipis itu menetes di mulut.

>>>Yg terjadi adalah, air liur kita akan berkumpul, seolah air jeruk nipis yg asam itu benar-benar masuk ke mulut kita.



>>>Visualisasi akan mmbuat sel-sel syaraf di otak mnjadi lebih solid. Sehingga,lebih mudah memberi komando pada tubuh utk bergerak.

>>>Saat komando dari pikiran ke anggota tubuh sangat jelas, lebih mudah pula tubuh mencapai perintah tersebut.

>>>Begitulah visi. Tak ada prestasi, penemuan, pencapaian besar di dunia ini yg terjadi tanpa visi yg sangat jelas dari pelakunya.

>>>Maka,bila blm punya visi hidup yg jelas. Mulai tentukan satu visi besar.Lalu lakukan sprti yg dilakukan orang-orang hebat tadi.

>>>Maksimalkan mengusahakannya, sambil pasrahkan apapun hasilnya pada Allah Yang Maha Berkehendak!

>>> -the end-

Suka dengan artikel ini? Dapatkan update terbaru melalui email:

author
Author: 
Nama asli saya..hmm..ah perlu disebutkan nggak ya? hehe.. Mengapa jadi Ki Jendral Nasution? Ah, jawabannya sederhana. Sekadar agar mudah diingat sesiapa yang menyebutnya. Saya lahir di Medan, beberapa puluh tahun lalu, dari keluarga dengan suku Mandailing. Dengan marga Nasution. Sejak kecil, nampaknya sudah menggemari aktifitas menulis & bicara. Sewaktu di Sekolah Dasar, pelajaran yang paling saya senangi adalah Bahasa Indonesia. Terutama ketika disuruh mengarang. Bagi saya, adalah sebuah keasyikan luar biasa, ketika bisa mengeluarkan apa saja yang ada di kepala, menjadi rangkaian kalimat yang punya makna.. Selengkapnya klik disini

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.