Nikahlah dengan gagah berani!!!!!

No comment 517 views

ngobrol soal nikah itu tak ada habisnya deh,,, komporin para jomblo seluruh jagad raya alam semesta :p


kita bahas yaaaa…… Buruan, nikah gih!

>>>Pernikahan, memang seharusnya membuat setiap pasangan menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya..

>>>Bila tiada perubahan orang-orangnya, atau malah berubah menjadi lebih buruk perangainya, agaknya ada yg salah disana.

>>>Karena pernikahan sesungguhnya ialah training center sepanjang usia. Ia yg akan melatih,melesatkan setiap potensi yg tertampak.

>>>Bila sebelumnya pemarah, pernikahan membuatnya jadi penyabar. Bila sebelumnya ceroboh, pernikahan yg akan mendisiplinkannya..

>>>Bahkan,janjiNYA adalah ; bila miskin, pernikahan yg akan menjadi sebab ia kaya.

>>>Pernikahan yg harusnya jadi sebab hilangnya kemaksiatan hingga berganti ketaatan. Karena apapun didalamnya dibingkai oleh aturanNYA.

>>>Semua yg tadinya berujung dosa, pernikahan menggantikannya dengan pahala yg melimpah, tersebab ia segaris dengan ibadah.

>>> Alangkah ruginya mereka yg menunda tanpa jelasnya sebab. Ada yg salah agaknya dengan cara berpikirnya..

>>>Sederhana saja Umar ibn alKhathab menyimpulkannya; diragukan keleLAKIannya atau bergelimangnya ia dengan maksiat. Duh!

>>>Maka,manusia-manusia berorientasi langit itu begitu mengejar keutamaannya. Untung belum ada BKKBN dahulu itu.

>>>Karena mereka mengejar pernikahan bak mengejar surga. Benar juga, surga memang dijanjikan atas mereka yg menjaga pernikahannya..

>>>Usamah bin Zaid lah orangnya, yg telah menikah sebelumnya, saat di usia 17tahun ia dinobatkan membawahi ribuan pasukan.

>>> Keimanan seseorang nyaris ditentukan dari seberapa “nekat” ia terjun ke medan pernikahan. Seberapa beriman ia dengan kekuasaan Rabbnya!



>>>Maka,bukan usia biologis yg dijadikan ukuran. Tapi kejernihan jiwa & kematangan mental yg menjadi acuan.

>>>Wahai engkau yg masih sendirian. Berangkatlah engkau ke medan pernikahan baik dalam keadaan ringan maupun berat!

>>>Bila alasanmu kekurangan, sungguh Rabbmu itu Maha Kaya yg menjamin keberlimpahan. Biarkan DIA yg mengaturnya kawan..

>>>Bila alasanmu ialah keraguan akan besarnya tanggung jawab, maka biarkan pernikahan yg menguatkan pundakmu utk memikulnya

>>>Bila alasanmu ketakutan akan hilangnya kesenangan.. ketahuilah, bahwa pernikahan ialah surga yg hadir lebih dulu ke dunia!

>>>Wahai orang-orang yg masih sendirian disudut sana. Terjunlah ke medan pernikahan dengan gagah berani. Melamar,atau dilamar! Merdeka!

>>>Jangan biarkan petugas KUA terlalu lama menunggumu kawan! Jangan biarkan calon mertuamu sibuk nonton sinetron karena blm hadirnya cucu!

>>>Jangan biarkan pegawai percetakan menganggur karena menunggu nama mempelai yg tak kunjung terukir di lembar undangan.

>>>Wahai orang-orang yg masih sendirian disudut sana. Terjunlah ke medan pernikahan dengan gagah berani.

Suka dengan artikel ini? Dapatkan update terbaru melalui email:

author
Author: 
Nama asli saya..hmm..ah perlu disebutkan nggak ya? hehe.. Mengapa jadi Ki Jendral Nasution? Ah, jawabannya sederhana. Sekadar agar mudah diingat sesiapa yang menyebutnya. Saya lahir di Medan, beberapa puluh tahun lalu, dari keluarga dengan suku Mandailing. Dengan marga Nasution. Sejak kecil, nampaknya sudah menggemari aktifitas menulis & bicara. Sewaktu di Sekolah Dasar, pelajaran yang paling saya senangi adalah Bahasa Indonesia. Terutama ketika disuruh mengarang. Bagi saya, adalah sebuah keasyikan luar biasa, ketika bisa mengeluarkan apa saja yang ada di kepala, menjadi rangkaian kalimat yang punya makna.. Selengkapnya klik disini

Leave a Reply