#GMQ

No comment 472 views
#GMQ,5 / 5 ( 1votes )

Bagaimana membuat  anak gemar menghafal Quran?

 

>>> Entah harus mulai dari mana bahasan ini. Mungkin sy memang harus memulainya dari kata “entah” itu ya.. #GMQ

>>>  Krn sebenarnya anak sy pun blm hafal Qur’an 30juz. Masih sangat jauh.. #GMQ

>>>  Anakku Faizan 4 tahun, insyaAllah baru akan beresin hafalan juz 30 nya Agustus nanti sebelum 5tahun. #GMQ

FA

>>>  Doakan agar dimudahkan ya om & tante semua..semoga sebelum 5 tahun Agustus nanti Faizan bisa bereskan semua juz 30nya. #GMQ

>>>  Sy coba share sedikit apa yang sudah sy lakukan ya, yg anakya sudah lebih banyak hafalannya, ditunggu tipsnya 🙂 #GMQ

>>>  Nampaknya yg pertama perlu dilakukan adalah membentuk mindset yg benar pada kita, para orangtua. “kenapa perlu menghafal?” #GMQ

>>>  Tanpa mindset yg benar, kita takkan punya alasan utk melakukan sesuatu yg diinginkan. Hasilnya tentu juga jd blur. #GMQ

>>>  Silakan tanya langsung ke syeikh gugel, “keutamaan menghafal Al Qur’an”, ada banyak sekali reward yg akan didapatkan. #GMQ

>>>  kalau nggak mupeng dgn reward-reward yg ditawarkan Allah itu, brarti ada yg salah dgn keimanan kita. #GMQ

>>>  Jika tak tergiur dgn hadiah berjibun yg dijanjikan Allah itu, mungkin kita perlu periksa kecintaan kita padaNYA. #GMQ

>>>  Dari Anas ra. Ia berkata bahawa Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari kalangan manusia..” #GMQ

>>>  Rasulullah ditanya “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah?” #GMQ

>>>  Lalu Rasulullah menjawab, “’mereka adalah orang yang membaca atau menghafal Al- Quran dan mengamalkan isinya..” #GMQ

>>>  “..mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah) #GMQ

>>>  Bagi para orangtua, nampaknya hadiah mendapat mahkota di syurga Allah kelak, adalah yg paling menggiurkan.. #GMQ

>>>  Rasulullah bersabda “Pada hari kiamat nanti, Al Qur’an akan menemui penghafalnya ketika penghafal itu keluar dari kuburnya…” #GMQ

>>>  “Al Qur’an akan berwujud seseorang & ia bertanya kepada penghafalnya: “Apakah anda mengenalku?” #GMQ

>>>  Penghafal tadi menjawab; “saya tidak mengenal kamu.” Al Qur’an berkata; “saya adalah kawanmu, Al Qur’an..” #GMQ

>>>  “..yang membuatmu kehausan di tengah hari yang panas dan membuatmu tidak tidur pada malam hari…” #GMQ

>>>  “Sesungguhnya setiap pedagang akan mendapat keuntungan di belakang dagangannya dan kamu pada hari ini di belakang semua dagangan.” #GMQ

>>>  “Maka penghafal Al Qur’an tadi diberi kekuasaan di tangan kanannya & diberi kekekalan ditangan kirinya..” #GMQ

>>>  “…Serta di atas kepalanya dipasang mahkota perkasa. Sedang kedua orang tuanya diberi dua pakaian baru lagi bagus…” #GMQ

>>>  “…yang harganya tidak dapat di bayar oleh penghuni dunia keseluruhannya.” #GMQ

>>>  Kedua orang tua itu lalu bertanya: “kenapa kami di beri pakaian begini?”. Kemudian di jawab, “KARENA ANAKMU HAFAL AL QUR’AN.” #GMQ

>>>  “Kemudian kepada penghafal Al Quran tadi di perintahkan, “bacalah dan naiklah ketingkat-tingkat syurga dan kamar-kamarnya.”” #GMQ

>>>  “Maka ia pun terus naik selagi ia tetap membaca, baik bacaan itu cepat atau perlahan (tartil).” (HR. Ahmad) #GMQ

>>>  Sy menjadikan ini mindset hingga jadi alasan, mengapa perlu serius melatih anak menghafal Qur’an. #GMQ

>>>  Jika kita serius sekolahkan anak, mengajarkan anak membaca, berhitung, dll, knp tak serius pada interaksi anak dgn Qur’an? #GMQ

>>>  Kenapa tak serius dgn Al Quran yg jelas-jelas adalah pedoman manusia menjalankan kehidupannya di dunia utk bekal di akhirat? #GMQ

>>>  Mulai skrg, semoga kita semakin serius dgn ini. Mengajari anak Quran bisa sambil main-main, tapi ini bukan urusan main-main. #GMQ

>>>  mindset ttg alasan kita anggap selesai. Selanjutnya, adalah mindset kedua ; bahwa mengajari anak menghafal Quran SANGAT MUDAH! #GMQ

>>>  Ingat ya, prinsipnya. You are what you think & belief. Kau berpikir & meyakini sesuatu, maka itulah yg jadi kenyataannya. #GMQ

>>>   Saat berpikir SULIT mengajarkan anak menghafal Al Quran, maka itulah yg akan jadi kenyataannya. #GMQ

>>>   Tubuh kita akan membuat mekanisme agar semua yg kita lakukan dlm mengajari anak menghafal Quran benar-benar jd KESULITAN. #GMQ

>>>   In fact, faktanya, mengajari anak memang SANGAT MUDAH. Masalah terbesarnya ada pada orangtua, bukan pada anak. #GMQ

>>>   “Tidaklah setiap anak yang lahir kecuali dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka kedua orangtuanyalah..” #GMQ

>>>   “…yang akan menjadikannya sebagai Yahudi, Nasrani, atau Majusi…” (HR. Imam Malik, Ahmad, Bukhari, Muslim) #GMQ

>>>   Lalu apa yg perlu dilakukan utk membuat anak keranjingan menghafal Qur’an tanpa perlu disuruh-suruh? #GMQ

>>>   Nggak sulit kok. Yg paling penting, anak perlu tahu, bahwa seorang muslim & Al Quran itu satu paket yg tak terpisahkan. #GMQ

>>>   Caranya, orangtua wajib MENUNJUKKAN lebih dulu, bahwa berinteraksi dgn Al Quran itu adalah sebuah KEBUTUHAN. #GMQ

>>>   Kita tentu sering dengar, “anak adalah peniru yg baik”, tanpa disuruh, mereka akan melakukan apa yg dicontohkan. #GMQ

>>>   Kita hanya perlu melakukan apa yg kita inginkan, lalu biarkan anak mengikuti apa yg orangtuanya lakukan. #GMQ

ajak

>>>   Saat anak melihat kesenangan saat orangtuanya berinteraksi dgn Al Quran, maka mereka akan copy+paste pada diri mereka. #GMQ

>>>   Dalam mind technology, aktifitas ini sy sebut dgn “belief & value programming”, kita sedang memprogram nilai & keyakinan anak. #GMQ

>>>   Ketika anak melihat orangtuanya melakukan sesuatu, maka tanpa disadari, anak akan menjadikan itu program dlm #InternaBelief nya. #GMQ

>>>   Kita tahu, bahwa sesuatu yg sudah jadi program dlm #DataStorage pikiran anak, ia akan berjalan otomatis tanpa disengaja lg. #GMQ

>>>  Indikator keberhasilan pemrograman ini adalah; ketika anak berkata, “Yah,tambah lagi yah hafalannya…”, bukan orangtua yg nyuruh. #GMQ

>>>   Jika aktifitas menghafal sudah jd program dlm #InternalBelief di #DataStorage nya, maka yg selanjutnya hanya pekerjaan teknis. #GMQ

>>>   Yg namanya pekerjaan teknis, kita bisa lakukan apapun secara fleksibel & kreatif utk memudahkan anak menghafal. #GMQ

>>>   Begitu ya,sekian dulu obrolan #GMQ nya. Next time kita lanjut ttg teknisnya. 🙂 semoga bermanfaat, maafkan yg khilaf. Wassalam. -end-

 

Salam…

@JendralGagah

Suka dengan artikel ini? Dapatkan update terbaru melalui email:

author
Author: 
Nama asli saya..hmm..ah perlu disebutkan nggak ya? hehe.. Mengapa jadi Ki Jendral Nasution? Ah, jawabannya sederhana. Sekadar agar mudah diingat sesiapa yang menyebutnya. Saya lahir di Medan, beberapa puluh tahun lalu, dari keluarga dengan suku Mandailing. Dengan marga Nasution. Sejak kecil, nampaknya sudah menggemari aktifitas menulis & bicara. Sewaktu di Sekolah Dasar, pelajaran yang paling saya senangi adalah Bahasa Indonesia. Terutama ketika disuruh mengarang. Bagi saya, adalah sebuah keasyikan luar biasa, ketika bisa mengeluarkan apa saja yang ada di kepala, menjadi rangkaian kalimat yang punya makna.. Selengkapnya klik disini

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.