#Failure

No comment 469 views
#Failure,5 / 5 ( 1votes )

>>> Benarkah kita punya kegagalan dalam kehidupan?

failure

>>>  Katakanlah Udin. Udin adalah seorang pemuda keren, tampan dan kaya raya. Bisnis Jamurnya sudah menjamur kemana-mana. #Failure

>>> Tapi itu juga yang jadi masalahnya. Nampaknya udin terlalu sibuk dengan bisnisnya. Hingga ia lupa dengan satu kata ; pernikahan. #Failure

>>> Hingga ia lupa bahwa umurnya sudah nyaris 31tahun. Ia harus segera mengakhiri masa lajangnya & mencari seorang istri. #Failure

>>> Orangtuanya sudah sibuk terus menanyakan kapan ia mau berkeluarga. Mereka sudah ingin punya menantu & punya cucu. #Failure

>>> Mulailah Udin bergerilya mencari jodohnya. #Failure

>>> Dia mulai melakukan proses scanning ke teman-teman kampus seangkatannya dulu. Siapa tahu ada yang bisa diajaknya menikah. #Failure

>>> Tapi hasilnya nihil. Nyaris 99% teman sekampusnya sudah menikah. Beberapa malah sudah punya anak-anak. #Failure

>>> Suatu hari ia dia mendengar kabar gembira, ada teman sekampusnya yang masih melajang & juga sedang mencari pendamping hidup. #Failure

>>> Selidik punya selidik, usut punya usut, Udin pun berkesimpulan ia tak mungkin melanjutkan rencananya… #Failure

>>> ..utk menikahi teman sekampusnya itu. Karena ternyata teman sekampusnya yang sedang mencari pendamping hidup itu bernama JOKO ! #Failure

>>> Udin terus memompa semangatnya untuk mencari tulang rusuknya yang hilang entah kemana.. #Failure

>>> Beberapa bulan kemudian, Udin mendapat kabar dari seorang teman lama. .. #Failure

>>> “Dengar-dengar kamu sedang mencari Istri Din?” tanya Usep. Teman lamanya itu. #Failure

>>> “Iya, aku harus segera menikah. Usiaku sudah hampir 31. Teman-temanku sudah pada menikah semua. Kenapa Sep?” tanya Udin #Failure

>>> ” aku ada teman kantor. seorang wanita, cantik, berjilbab, usianya 28 tahun. kalau kau mau, nanti kukenalkan..” kata Usep #Failure

>>> Udin senang sekali mendapat peluang itu. Ia sudah tak terlalu memikirkan kriteria macam-macam… #Failure

>>> Jika wanita itu nampak mampu menjadi ibu yang baik untuk anak-anaknya kelak, itu sudah cukup baginya.. #Failure

>>> Singkat cerita, berkenalanlah Udin & Denok. Teman kantor Usep itu. #Failure

>>> Udin sudah langsung klik saat pertama ngobrol dgn Denok. Begitupun sebaliknya. Bagi Denok, Udin adalah sosok ideal calon suami. #failure

>>> Karena tak mau berlama-lama, setelah 2 bulan saling mengenal, Udin langsung melamar Denok ke orangtuanya. #Failure

>>> Gayung bersambut. Udin diterima baik oleh keluarga Denok. Keluarga Denok tentu senang sekali mendapat calon menantu spti Udin. #Failure

>>> Lamaran lancar jaya..tanggal pernikahan pun ditetapkan. Rencana, udin akan menikah dgn denok 3 bulan setelah lamaran itu. #Failure

>>> Tak terkatakan senangnya hati Udin saat itu. sebentar lagi ia akan segera menikah. mengganti statusnya. #Failure

>>> H-14 menjelang hari pernikahan, pihak keluarga denok memberi kabar pada keluarga Udin, bahwa pernikahannya dibatalkan! #Failure

>>> Ya dibatalkan. Entah apa alasannya. #Failure

>>> Udin berusaha memaksa bertanya apa alasannya, tapi ia tak mendapatkan jawaban apapun. ya batal saja. aneh? ya begitulah. #Failure

>>> Setelah kejadian itu udin banyak merenung. ia lebih banyak diam. kadang menangis sendiri. #Failure

>>> Ditambah lagi, sebulan setelah kejadian itu, ia mendengar dari Usep bahwa Denok menikah dengan orang lain. #Failure

>>> Perasaannya kacau. campur aduk; sedih,marah, malu, dll. semua bercampur menjadi satu jadi sebuah perasaan yg entah apa rasanya. #Failure

>>> Ia hancur berserpih. Ia tak tahu harus melakukan apa. 2 bulan setelah kejadian itu ia masih gamang. #Failure

>>> Teman-teman terdekatnya berusaha menghiburnya. menguatkannya. mengajaknya bercanda. dan menawarkannya calon istri yang baru. #Failure

>>> Tapi Udin masih takut utk mencoba lagi. Kegagalan itu membuatnya terbantjng sangat kuat. Sakitnya masih terasa berbulan-bulan. #Failure

>>> Udin memang mengalami kegagalan. Dan itu membuatnya hancur. Tapi benarkah hidupnya hancur? #Failure

>>> Nah, disinilah ilmu itu berperan. Udin memang mengalami kegagalan. Tapi tentu ia juga tetap punya pilihan. #Failure

>>> Pilihannya : 1. Berpikir kegagalan itu menghancurkan kehidupannya, 2. Berpikir kegagalan itulah yang menghidupkan kehidupannya. #Failure

>>> Dalam Neuro Linguistic Programming, kita mengenal sebuah presuposisi yang dikenal dgn “There’s no failure, only feedback”. #Failure

>>> Nggak ada yang namanya kegagalan, yg ada adalah umpan balik PEMBELAJARAN yang membuat hidup jadi makin hidup. #Failure

>>> Kegagalan itu memang membuat kita tidak bisa mendapatkan sesuatu yang kita inginkan… #Failure

>>> Tapi jika mau dicermati, kegagalan itu justru yang akan membuat kita mendapatkan sesuatu yang mungkin jauh lebih baik lagi. #Failure

>>> Alangkah sayang, orang tak mau belajar dari kegagalan. Malah terlarut dlm keterpurukannya. Menganggap semuanya telah hancur. #Failure

>>> Kegagalan yang tak mengakibatkan seseorang mengalami kematian, PASTI membuat seseorang itu bertambah kuat. #Failure

>>> Krn dari kegagalan itu kita akan belajar. Bahwa yg begini baik, yg begini tak baik. Harusnya begini, sebaiknya tak begitu. dst. #Failure

 

>>> Epilog : 3 bln kemudian, Udin menikahi seorang gadis cantik nan shalihah. seorang dokter gigi. Andai Udin berhenti berusaha.. #Failure

>>> ..karena menganggap masa depannya berakhir, hanya krn ditinggalkan seorang wanita, maka hidupnya pasti benar-benar berakhir! #Failure

>>> Sekali lagi kita katakan, Jodoh itu #logicalDecision. Behati-hatilah menggunakan perasaan dlm tiap urusannya! #Failure

>>> Kegagalan itu disediakan olehNYA agar kita bisa belajar banyak & mendapatkan yg jauh lebih baik… Semoga bermanfaat. #Failure -the end-

 

follow twitter : @jendralgagah

Suka dengan artikel ini? Dapatkan update terbaru melalui email:

author
Author: 
Nama asli saya..hmm..ah perlu disebutkan nggak ya? hehe.. Mengapa jadi Ki Jendral Nasution? Ah, jawabannya sederhana. Sekadar agar mudah diingat sesiapa yang menyebutnya. Saya lahir di Medan, beberapa puluh tahun lalu, dari keluarga dengan suku Mandailing. Dengan marga Nasution. Sejak kecil, nampaknya sudah menggemari aktifitas menulis & bicara. Sewaktu di Sekolah Dasar, pelajaran yang paling saya senangi adalah Bahasa Indonesia. Terutama ketika disuruh mengarang. Bagi saya, adalah sebuah keasyikan luar biasa, ketika bisa mengeluarkan apa saja yang ada di kepala, menjadi rangkaian kalimat yang punya makna.. Selengkapnya klik disini

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.