Bughats Dan Covert Selling

No comment 1468 views
Ada yang menarik di kelas pembekalan Licensed Trainer Covert Selling beberapa waktu lalu di Tangerang. Saat sesi presentasi, salah seorang peserta, mas Harto namanya, bercerita tentang Bughats.
 .
Apa itu Bughats ?
 .
Al-Bughats, adalah sebutan dalam bahasa Arab untuk seekor anak burung gagak yang baru menetas. Burung gagak, seperti yang kita tahu, pasti memiliki bulu yang berwarna hitam. Tapi uniknya, Bughats, ketika baru menetas tak memiliki bulu yang berwarna hitam. Mereka memiliki bulu berwarna putih terang.

pic source : cuatcuit.com

Melihat anak yang baru menetas itu berwarna bulu yang berbeda, induk gagak tak mau mendekati anaknya. Sang induk gagak hanya mengawasi anaknya dari jauh, dan tak mau memberikan makanan kepada anaknya. Sepertinya sang induk ragu, apakah itu benar anaknya atau bukan.

.
Tapi begitu Maha Adilnya ALLAH SWT. Bahwa rezeki makhluq itu sudah dijamin PASTI diberikan olehNYA. Tak mungkin ada kesalahan alamat sedikitpun dalam pengiriman rezeki.
Bughats, konon mampu memproduksi hormon stres dalam tubuhnya. Hormon stres ini yang lantas mengeluarkan aroma tertentu yang hanya bisa tercium oleh serangga-serangga di sekitarnya. Ketika para serangga mencium aroma ini, mereka tertarik untuk mendekati sumber aromanya. Hingga para serangga itu tiba di depan paruh sang Bughats.
 .
Kondisi ini terus terjadi berhari-hari hingga berminggu-minggu. Makanan-makanan lezat itu datang sendiri menghampiri Bughats yang belum bisa bergerak kemana-mana. Hingga akhirnya sedikit demi sedikit bulu-bulu putih sang Bughats berganti menjadi bulu hitam. Induk gagak yang terus mengawasi perkembangan anaknya akhirnya meyakini bahwa itu memang anaknya. Kemudian sang Induk pun mau memberi makan anaknya.
Seharusnya memang sang induk gagak sejak awal langsung membuat akte kelahiran ya, jadi tak perlu ragu tentang identitas sang anak. Untungnya tak ada komnas perlindungan anak yang mengetahui tindakan sang induk gagak ini.
***
Begitu pula dalam penjualan. Sesungguhnya tak perlu ada iklan yang menawarkan terlalu heboh, mengajak dan menyuruh orang beli hingga akhirnya orang mau membeli bukan karena kebutuhannya. Melainkan agar sang penjual berhenti menawarkan dagangannya. Karena tak perlu grasak-grusuk dalam menjual.
 .

Para penjual bisa belajar dari Bughats dalam hal menjual dan menjemput rezekinya. Sederhana sebenarnya. Para penjual hanya perlu mengeluarkan segenap potensi yang telah diberikan ALLAH SWT agar membuat iklannya “ber-aroma”, sehingga membuat calon customer berkerumun mendatanginya.

.

Itulah kenapa akhirnya lahir sebuah teknik menjual yang disebut covert selling. Agar iklan kita bisa menghasilkan “aroma” yang membuat calon customer datang mendekat. Dan bukan kita yang mengejar customer.

Itu pula sebabnya, kita menyebutnya ilmu ghaib. Karena kita seharusnya bisa menjual sesuatu, tanpa terlihat menjual.
Salam
Ki Jendral

Suka dengan artikel ini? Dapatkan update terbaru melalui email:

author
Author: 
Nama asli saya..hmm..ah perlu disebutkan nggak ya? hehe.. Mengapa jadi Ki Jendral Nasution? Ah, jawabannya sederhana. Sekadar agar mudah diingat sesiapa yang menyebutnya. Saya lahir di Medan, beberapa puluh tahun lalu, dari keluarga dengan suku Mandailing. Dengan marga Nasution. Sejak kecil, nampaknya sudah menggemari aktifitas menulis & bicara. Sewaktu di Sekolah Dasar, pelajaran yang paling saya senangi adalah Bahasa Indonesia. Terutama ketika disuruh mengarang. Bagi saya, adalah sebuah keasyikan luar biasa, ketika bisa mengeluarkan apa saja yang ada di kepala, menjadi rangkaian kalimat yang punya makna.. Selengkapnya klik disini

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.