Be Grateful

No comment 609 views

Universe-Background-640x360Hidup manusia di alam semesta ini, sebenarnya punya 2 sistem.

Sistem pertama bernama Sunnatullah. Bagi saya sunnatullah itu semacam prosedur yang harus dilakukan manusia, jika ingin mendapatkan sesuatu. Jika ingin menghilangkan rasa lapar ya makan, caranya? kerja, dapat uang, beli makanan, ambil piring, sendok, nasi, lauk pauk, lalu ambil nasinya pake sendok, masukkan ke mulut nasinya. Ulangi beberapa kali sampai tak terasa lapar lagi. Itu sunnatullah. Selalu berhubungan dengan sebab & akibat.

Sistem kedua bernama Syari’atullah. Ini hukum Allah sebagai pencipta alam semesta. Berlaku bagi mereka yang mengakui Allah sebagai Tuhannya. Diturunkan melalui wahyu. Boleh & tidak. Halal & haram. Semua diatur disini.

Pada dasarnya, kedua aturan ini tak ada hubungan sama sekali. Misalnya, orang yang beriman pada Allah, tak akan pernah bisa menghilangkan rasa laparnya hanya dengan berdoa pada Allah.  Dia tetap harus bekerja, dapat uang, beli makanan, lalu memakannya untuk menghilangkan laparnya. Untuk bisa dapat jodoh, seseorang tak harus menjadi orang beriman pada Allah. Untuk jadi kaya raya, seseorang tak harus menjadi orang yang rajin beribadah. Kita tahu, orang-orang terkaya di dunia ini, bukan orang yang mengakui Allah sebagai Tuhannya.

Cukup jalankan saja rules yang ada dalam sunnatullah.

 

Lalu apa hubungannya dengan “Be Grateful” ?

Grateful_Jan_t750x550

Be Grateful, atau bersyukur adalah salah satu sunnatullah yang sangat penting untuk diperhatikan. Mereka yang menginginkan berlimpahnya kemudahan dalam kehidupan, syarat utamanya adalah bersyukur! Karena Allah telah menjamin “Lain syakartum laazidannakum..” “Sesungguhnya jika kalian bersyukur, Kami pasti menambah (nikmat) kepada kalian..” (QS. Ibrahim: 7)

Apakah ayat ini hanya untuk orang Islam saja? Apakah hanya orang Islam saja yang akan ditambah nikmatnya jika bersyukur? Tentu tidak. Ayat ini berlaku pada semua makhluk Allah.

 

Kita tahu, bahwa rezeki, jodoh & mati itu sudah dijamin Allah untuk semua makhlukNYA. Betapa maha baik & maha adilnya Allah. Manusia tak perlu beriman dulu, baru bisa merasakan limpahan nikmat Allah. Agama itu pilihan. Allah tak pernah memaksa manusia untuk beriman padaNYA. Laa ikraaha fid diin.. Tak ada paksaan dalam agama..

Yang mau beriman pada Allah silakan. Yang tak beriman pada Allah silakan. Yang mau melakukan apapun yang dia inginkan di muka bumi ini pun silakan. Meski tentu nanti ada hitung-hitungannya, akan ada laporan pertanggungjawabannya kelak di akhirat..

 

Itu kenapa, orang barat punya konsep Law of Attraction. Mbak Rhonda Byrne, sang konseptornya, membuat salah satu aturannya adalah “be grateful”.  Bagi mereka, bersyukur akan menarik keberlimpahan.

 

Dalam Mind Technology, bersyukur itu pekerjaan pikiran & perasaan. Konsepnya sederhana. What you think is what you feel. Pikiran akan berpikir bahwa yang apapun yang ada sekarang, sudah cukup. Maka selanjutnya perasaan akan MERASA CUKUP dengan kondisi yang ada, seolah-olah sesuatu yang diinginkan itu sudah terpenuhi. Sehingga MERASA NYAMAN apapun kondisinya. Disini poin pentingnya.

Sikap perasaan ini yang selanjutnya akan membuat sebuah getaran. Getaran inilah yang akan diakses oleh Allah lewat mekanisme jagad raya yang sangat kompleks . Sikap perasaan ini tentu saja bisa dilakukan oleh siapapun. Bukan hanya orang Islam.

Maka, siapapun yang menginginkan banyak kemudahan hadir dalam kehidupannya, berhentilah mengeluh. Karena mengeluh pun akan memunculkan getaran perasaan yang akan diakses oleh alam semesta, sehingga memunculkan kesulitan-kesulitan baru. Semakin sering seseorang mengeluh semakin sulit hidupnya. Yang mengeluh, menggerutu gajinya tak naik-naik, percayalah gajinya akan semakin sulit untuk naik. Yang setiap hari mengeluh & marah-marah sebab jodohnya yang belum kunjung hadir, pun jodohnya akan semakin lama hadirnya.

Sebaliknya, silakan perhatikan orang-orang yang hidupnya penuh kebahagiaaan,  orang-orang yang berlimpah kekayaannya, orang-orang yang banyak kemudahan dalam hidupnya, pasti adalah orang-orang selalu bersyukur dengan apapun yang ada pada mereka sekarang. Yang bahagia akan semakin bahagia, yang kaya akan semakin kaya.

Oh ya, bagi yang beriman pada Allah SWT, bersyukur mendapat dua keuntungan ;

1. Berlimpahnya kenikmatan secara duniawi, karena sudah menjalankan prosedur sunnatullah dengan benar.

2. Berlimpahnya pahala untuk bekal di akhirat kelak, karena sudah menjalankan rules dalam syari’atullah dengan benar.

 

Salam jernih.

@JendralGagah

 

 

Suka dengan artikel ini? Dapatkan update terbaru melalui email:

author
Author: 
Nama asli saya..hmm..ah perlu disebutkan nggak ya? hehe.. Mengapa jadi Ki Jendral Nasution? Ah, jawabannya sederhana. Sekadar agar mudah diingat sesiapa yang menyebutnya. Saya lahir di Medan, beberapa puluh tahun lalu, dari keluarga dengan suku Mandailing. Dengan marga Nasution. Sejak kecil, nampaknya sudah menggemari aktifitas menulis & bicara. Sewaktu di Sekolah Dasar, pelajaran yang paling saya senangi adalah Bahasa Indonesia. Terutama ketika disuruh mengarang. Bagi saya, adalah sebuah keasyikan luar biasa, ketika bisa mengeluarkan apa saja yang ada di kepala, menjadi rangkaian kalimat yang punya makna.. Selengkapnya klik disini

Leave a Reply